Jam Kerja

Senin - Sabtu, 08:00 - 16:00 WIB

Telepon

+62812-1281-0485

+62858-1187-5094

Email

admin@Karyasindosarana sejahtera.com

Tips Membangun Rumah

1. Membuat Rencana Pembangunan Rumah

Sebagai langkah awal, kamu harus merencanakan pembangunan rumah secara lengkap dan terperinci. Kamu harus menghitung berapa dana yang akan dikeluarkan, menghitung ukuran bangunan, memilih material yang digunakan. Lantas memilih tukang bangunan yang tepat, hingga menargetkan penyelesaian pembangunan rumah. Adanya perencanaan ini berfungsi sebagai manajemen pengendalian kalau terjadi penyimpangan selama proses pembangunan. Misalnya kamu ingin mengubah rancangan rumah padahal ini akan menjadikan pembangunan rumah semakin lama. Atau kamu ingin mengganti material yang sedikit lebih mahal padahal hal ini membuat biaya pembangunan semakin besar.

2. Memilih Desain Minimalis

Rumah dengan desain minimalis modern bisa menjadi pilihan saat kamu membangun rumah sendiri. Desain ini tetap terkesan modern dan mewah. Desain tidak membutuhkan detail desain interior atau eksterior. Pilihan lainnya adalah desain industrial yang sempat booming seperti halnya perkantoran, restoran, atau cafe. Lantai bisa berupa semen cor. Sementara dinding dan plafon bisa dibiarkan tanpa plester sama sekali. Untuk mencari inspirasi mengenai desain minimalis modern atau desain industrialis, kamu hanya berselancar di dunia maya. Kamu tidak perlu mengeluarkan dana untuk desain interior atau arsitek dalam membangun rumah.

3. Menentukan Bentuk Bangunan

Bentuk bangunan tentunya berpengaruh pada tingkat kesulitan pembangunan dan kebutuhan bahan bangunan. Rumah berbentuk persegi atau persegi panjang relatif lebih mudah dibangun dan lebih hemat biaya. Jika dibandingkan dengan rumah berbentuk segitiga, rumah yang berbentuk sudut, atau bentuk lainnya. Saat bentuk bangunan rumit, maka waktu pembangunan bisa lebih lama sehingga menambah biaya. Pilihan lainnya adalah kamu membuat konsep rumah tumbuh. Saat kamu memiliki dana di masa mendatang, kamu bisa menambahkan ruang baru.

4. Melakukan Riset Harga Material Bangunan

Harga material bangunan pastinya selalu naik setiap saat. Jangan menyepelekan kenaikan harga bahan bangunan. Kamu bisa mengecek langsung ke toko bahan bangunan atau supermarket bahan bangunan untuk mengecek harga dan kualitas barang. Jika hanya mengecek varian material atau harga bahan bangunan, kamu bisa melakukannya via internet. Namun, kamu harus mendatangi supermarket bahan bangunan untuk melihat langsung material yang dibutuhkan. Setelah melakukan riset, kamu akan mendapatkan insight mengenai bahan bangunan dengan beragam kualitas, harga, dan lainnya. Kalau kamu tidak melakukan riset, maka biaya pembangunan rumah bisa menjadi semakin mahal.

5. Selektif dalam Memilih Tukang Bangunan

Saat memilih tukang bangunan, carilah tukang bangunan yang memiliki reputasi dan telah dikenal baik. Tukang bangunan yang berpengalaman bisa diajak berdiskusi mengenai waktu pengerjaan rumah. Misalnya kamu memiliki waktu membangun rumah selama enam bulan sesuai jadwal dan anggaran. Maka sebisa mungkin kamu bisa meminta tukang bangunan mengerjakan rumah dalam kurun waktu tersebut.

6. Membangun Rumah Secara Bertahap

Jika kamu tidak memiliki dana yang cukup, kamu tidak perlu menunggu uang terkumpul untuk membangun rumah. Solusinya adalah kamu membangun rumah secara bertahap dari pondasi, dinding, kemudian atap. Atau kamu membangun lebih dulu pondasi, dinding luar, dan atap, namun belum menyelesaikan dinding dalam rumah. Pembangunan seperti ini memang memakan waktu, namun kamu memiliki kesempatan untuk fokus pada pembangunan setiap tahap. Cara ini juga memudahkan bagi kamu yang baru bisa mengumpulkan dana pembangunan secara berkala.

7. Menggunakan Material Lokal

Bahan bangunan berkualitas tidak selalu harus mahal atau pun merupakan produksi luar negeri. Untuk menghemat biaya pembangunan, kamu bisa menggunakan bahan bangunan lokal yang berkualitas. Material bangunan lokal tidak hanya murah, namun juga bisa ditemukan di toko bangunan atau supermarket bahan bangunan. Sebenarnya tidak semua produk lokal murah, ada juga yang mahal dan lama pengerjaannya seperti tegel kunci dari Yogyakarta.

8. Membuat Ruangan Multifungsi

Saatnya kamu mendesain rumah dengan konsep open space dan memiliki ruangan multifungsi ketimbang rumah dengan banyak ruangan. Rumah dengan konsep open space menjadikan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur menjadi satu. Hunian menjadi lebih luas. Kamu juga tidak perlu membuat dinding masif yang memerlukan biaya. Solusinya adalah memiliki partisi yang bisa dipindahkan atau dilipat. Rumah pun terlihat lebih lapang.

Admin Karyasindo

Bergerak dalam bidang Konstruksi Bangunan, Pembasmi Hama, dan Pengadaan Barang.

Comments

Leave a comment